Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng terus aktif menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada para pemilih pemula.
Langkah ini diwujudkan melalui program pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah, salah satunya di SMK Negeri 1 Bantaeng pada Senin (21/9/2026).
Anggota KPU Kabupaten Bantaeng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Aspar Ramli, hadir langsung bertindak sebagai pembina upacara bendera di sekolah tersebut.
Dalam amanatnya, Aspar memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pendidikan demokrasi sejak dini kepada para siswa dan siswi.
Aspar menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar urusan pencoblosan pada Pemilihan Umum (Pemlu), melainkan proses pembelajaran berkelanjutan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.
Sekolah dinilai sebagai salah satu ruang paling strategis untuk menanamkan nilai-nilai dasar demokrasi, seperti menghargai perbedaan pilihan, menyampaikan pendapat secara santun, menerima hasil pemilihan, dan menjaga persatuan.
“Demokrasi penting kita pelajari sejak dini. Apa yang dilakukan hari ini di sekolah merupakan bagian dari proses pendidikan demokrasi. Siswa tidak hanya belajar memilih, tetapi juga belajar bagaimana menghargai pilihan orang lain, menerima hasil, dan tetap menjaga persatuan,” ungkap Aspar di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik SMKN 1 Bantaeng.
Pemilihan OSIS Sebagai Laboratorium Demokrasi
Dalam kesempatan tersebut, Aspar menyoroti momentum pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang tengah berlangsung.
Menurutnya, ajang pemilihan di tingkat sekolah ini merupakan bentuk praktik nyata demokrasi yang ideal bagi pelajar.
“Pemilihan Ketua OSIS ini bukan hanya sekadar memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Lebih dari itu, ini adalah pembelajaran demokrasi bagi kita semua. Di sini kita belajar bagaimana menentukan pilihan, berkompetisi secara sehat, menghargai perbedaan, dan menerima hasil dengan lapang dada,” jelaskan.
Ia pun berpesan kepada seluruh kandidat Ketua dan Wakil Ketua OSIS agar menjadikan kontestasi ini sebagai ajang menunjukkan sikap demokratis.
Para calon diimbau beradu gagasan, program kerja, serta visi-misi secara sehat tanpa mengorbankan semangat persaudaraan antarsiswa.
Pesan Bagi Pengurus Terpilih dan Pasangan Calon
Aspar menekankan pentingnya komitmen pasca-pemilihan, baik bagi kandidat yang menang maupun yang belum beruntung.
Ia berharap calon yang memperoleh suara terbanyak dapat merealisasikan janji kampanye yang telah disampaikan.
“Bagi calon yang menang, silakan menjalankan visi dan misinya dengan penuh tanggung jawab. Sementara bagi calon yang belum menang, jangan berhenti untuk berkontribusi. Mari kita bekerja sama menjalankan visi dan misi calon yang terpilih demi kemajuan sekolah,” ungkapnya.
Pengalaman berpartisipasi dalam Pemilihan OSIS diharapkan mampu membentuk mental dan karakter para siswa ketika kelak terdaftar sebagai pemilih sah dalam Pemilu maupun Pilkada di tingkat nasional atau daerah.
“Hari ini kita belajar demokrasi di sekolah. Kelak, ketika sudah menjadi pemilih, pengalaman ini menjadi bekal untuk menggunakan hak pilih secara cerdas, bertanggung jawab, dan menghormati pilihan orang lain,” tutup Aspar.
Langkah KPU Kabupaten Bantaeng menyasar lingkungan sekolah ini merupakan bagian berkelanjutan dari upaya penguatan nilai-nilai demokrasi dan pendidikan pemilih pemula.
Melalui sinergi bersama lembaga pendidikan, KPU Bantaeng optimistis dapat melahirkan generasi pemilih yang cerdas, paham akan hak dan kewajibannya, serta mampu berpartisipasi secara positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

(Humas KPU Bantaeng)












