Wujud nyata kepedulian terhadap infrastruktur dan lingkungan perkotaan kembali ditunjukkan oleh dunia usaha di Kabupaten Bantaeng.

Toko Baja Lestari bersama Toko Erly bersinergi menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Dinas PUPR Pemkab Bantaeng guna membiayai perbaikan dan pemeliharaan saluran drainase di sebagian besar Jalan Seruni, Kelurahan Tappanjeng.
Bermula dari Musibah di Pusat Pertokoan di Jalan Manggis
Inisiatif sosial ini ternyata berawal dari sebuah momentum tak terduga.
Lurah Tappanjeng, Abdul Azis Karaeng Baso, menuturkan bahwa ide perbaikan drainase tersebut tercetus ketika Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama menemuinya saat terjadinya musibah kebakaran di pusat pertokoan Jalan Manggis pada akhir Juni 2026 lalu.
“Saat itu Dirut Baja Lestari mengapresiasi kinerja 3 pilar Kelurahan Tappanjeng dan kemudian bertanya: ‘Apa yang bisa saya bantu Pak Lurah?’ Terus saya jawab dengan meneruskan aspirasi warga melalui Koh Anto (Bos Baja Lestari), kira-kira apa yang bagus dikerjakan untuk warga kami di Kelurahan Tappanjeng?” kata Lurah Tappanjeng, Abdul Azis Karaeng Baso.
Dari obrolan tersebut, Koh Anto mengusulkan agar saluran drainase di sepanjang Jalan Seruni bagian barat dibersihkan total dan diperbaiki menggunakan dana CSR dari Baja Lestari.

Tidak hanya sendiri, Koh Anto juga mengajak owner Toko Erly untuk turut bergabung mendanai kegiatan sosial kemasyarakatan ini secara penuh.
Koordinasi Lintas Sektor dan Peran Tokoh Masyarakat Tappanjeng
Menindaklanjuti tawaran dermawan tersebut, Lurah Tappanjeng langsung bergerak cepat melakukan koordinasi lintas sektor.
Pada awal Juli 2026, ia berkonsultasi dengan legislator DPRD Bantaeng, Kahar, S.E., bersama H. Said di Warkop Racer untuk membahas progres rencana kegiatan ini.
Selain berkoordinasi dengan jajaran legislatif, Lurah Tappanjeng juga berdiskusi dengan salah satu tokoh masyarakat Tappanjeng, Karaeng Adi Putra Latippa.
Dalam diskusi tersebut dipastikan bahwa seluruh pembiayaan proyek lingkungan ini sepenuhnya ditanggung melalui sinergi CSR Baja Lestari dan Toko Erly.
Dukungan Penuh Dinas PUPR dan Legislator DPRD Bantaeng
Menelusuri perjalanan ide tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Bantaeng, Syahraeni Said, S.T., menjelaskan bahwa pengerjaan drainase langsung dieksekusi setelah tim teknis Dinas PUPR selesai menghitung volume dan rincian anggaran yang dibutuhkan.
“Dalam pengerjaan pemeliharaan drainase yang menggunakan dana CSR Baja Lestari itu, kami dari Dinas PUPR Pemkab Bantaeng hanya diminta untuk menghitung volume pekerjaan dan jumlah anggaran yang akan digunakan. Untuk masalah teknisnya, itu dikerjakan langsung sama PT Baja Lestari Indotama,” kata Plt Kadis PUPR Bantaeng, Syahraeni Said, S.T.
Pihak pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama, Haryanto Honoris, atas komitmen nyata dalam memperhatikan kebutuhan warga di Kelurahan Tappanjeng.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Fraksi PAN DPRD Bantaeng, Kahar, S.E., turut memberikan apresiasi tinggi kepada para pelaku usaha yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui instrumen CSR.
“Saya sampaikan ke Dirut Baja Lestari bahwa kalau mau gunakan dana CSR untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat untuk warga sekitar toko Baja Lestari dan itu berhubungan dengan pekerjaan fisik oleh Dinas PUPR, maka saya akan bantu komunikasi ke Kadis PUPR,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Bantaeng itu.
Rekam Jejak CSR Berkelanjutan PT Baja Lestari
Direktur Utama PT Baja Lestari Indotama, Haryanto Honoris (Koh Anto), saat ditemui pada Selasa malam (21/7/2026), mengungkapkan bahwa sejak mulai beroperasi selama beberapa tahun lalu di Bantaeng, alokasi dana CSR perusahaannya konsisten diarahkan untuk kegiatan sosial keagamaan seperti sumbangan ke masjid, serta program infrastruktur lingkungan.
Sebagai contoh nyata kesuksesan program sebelumnya, pada tahun 2023 dana CSR Baja Lestari digunakan untuk membangun tanggul di bantaran sungai kecil di Sasayya, dekat gudang perusahaan.
“Puji Tuhan, kawasan sekitar lokasi tersebut kini telah bebas dari genangan air setiap kali musim hujan tiba, jauh berbeda dari kondisi sebelumnya,” ucap Dirut PT Baja Lestari.
Terkait proyek drainase di Jalan Seruni, Koh Anto menyerahkan sepenuhnya manajemen teknis pelaksanaan lapangan kepada Karaeng Adi Putra Latippa.
“Proses pengerjaan fisik sendiri telah resmi dimulai sejak Senin, 20 Juli 2026 kemarin,” kata Koh Anto, sapaan akrab Dirut PT Baja Lestari Indotama.












