Beranda / KPU Bantaeng / Sinergi Demokrasi dan Vokasi: KPU Bantaeng dan BPVP Bekali Peserta Pelatihan Lewat Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan

Sinergi Demokrasi dan Vokasi: KPU Bantaeng dan BPVP Bekali Peserta Pelatihan Lewat Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kabupaten Bantaeng sukses menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan.

Acara yang berlangsung di Aula Butta Toa BPVP Bantaeng pada Selasa (28/07/2026) ini resmi dibuka oleh Kepala BPVP Kabupaten Bantaeng, Arsad.

Kegiatan kolaboratif ini dirancang khusus untuk memperkuat literasi demokrasi sekaligus membekali generasi muda dengan kesadaran politik yang matang, sejalan dengan peningkatan keterampilan kerja.

Kolaborasi Strategis Cetak SDM Unggul dan Demokratis

Kepala BPVP Bantaeng, Arsad, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan yang telah lama diagendakan tersebut.

Ia menilai sinergi antara dunia vokasi dan penyelenggara pemilu merupakan kontribusi nyata dalam menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa.

Menariknya, Arsad memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan penyelenggara pemilu karena pernah mendedikasikan diri selama tiga periode di sekretariat KPU Bantaeng sebagai Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik serta Kasubag Teknis Penyelenggaraan.

“Pengalaman itulah yang menjadi spirit bagi saya untuk terus berkolaborasi dengan KPU dalam memberikan pendidikan pemilih kepada peserta pelatihan,”* ujar Arsad di hadapan para peserta.

Dari Sejarah hingga Prinsip Integritas Pemilu

Sesi materi menghadirkan jajaran pimpinan KPU Kabupaten Bantaeng yang membawakan topik secara komprehensif:

1. Jejak Demokrasi Bangsa.
Ketua KPU Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh, memaparkan sejarah kepemiluan di Indonesia mulai dari pemilu pascakemerdekaan hingga dinamika sistem pemilu di era reformasi.

Saleh menegaskan bahwa seluruh proses tersebut mencerminkan komitmen KPU dalam mewujudkan demokrasi yang terbuka dan berintegritas.

2. Vokasi dan Hak Pilih.
Anggota KPU Bantaeng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Aspar Ramli, menjelaskan korelasi erat antara pelatihan vokasi dan pendidikan pemilih.

“Vokasi membekali kompetensi dunia kerja, sedangkan pendidikan pemilih membentuk warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Keduanya adalah investasi penting bagi kemajuan bangsa,” tegas Aspar.

3. Prinsip Penyelenggaraan.
Komisioner KPU Bantaeng, Ramli Kahar, menutup sesi pemaparan dengan mengulas asas Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) serta pentingnya menjaga integritas pemilu.

Antusiasme Tinggi Generasi Muda

Acara berlangsung secara interaktif dan dinamis.

Para peserta pelatihan BPVP Bantaeng tampak antusias mengikuti jalannya diskusi, aktif bertanya seputar dinamika demokrasi, kepemiluan, hingga strategi keterlibatan generasi muda dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Melalui sinergi berkelanjutan ini, KPU Kabupaten Bantaeng optimistis dapat terus meningkatkan literasi politik masyarakat, sehingga melahirkan generasi muda yang tidak hanya andal dan kompeten di dunia kerja, tetapi juga cerdas, kritis, dan bertanggung jawab sebagai pemilih.

(Humas KPU Bantaeng)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *