Beranda / Pemdes Barua / Wujud Nyata Kehadiran Negara: “Desa Barua Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan Serahkan Santunan Rp42 Juta”

Wujud Nyata Kehadiran Negara: “Desa Barua Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan Serahkan Santunan Rp42 Juta”

Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nurul Ikhlas Bongoso, Desa Barua, pada Selasa (05/05/2026).

Di tengah semangat untuk meningkatkan kesejahteraan warga, Pemerintah Desa Barua di Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, menggelar Sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Momen ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan jaring pengaman sosial bagi masyarakat pekerja di desa.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng.

Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan sinergi yang kuat antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Desa Barua dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial.

Membangun Kesadaran Kolektif

Peserta yang hadir menggambarkan keberagaman penggerak roda kehidupan di Desa Barua.

Mulai dari pengurus masjid, majelis ta’lim, RT/RK, perangkat desa, kepala dusun, imam masjid, kader posyandu, hingga guru mengaji berkumpul untuk mendalami manfaat perlindungan kerja.

Dalam pemaparannya, pihak BPJS Ketenagakerjaan mengupas tuntas tiga pilar perlindungan utama:
1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): Perlindungan dari risiko saat bekerja.
2. Jaminan Kematian (JKM): Santunan bagi ahli waris jika peserta meninggal dunia.
3. Pentingnya Kepesertaan Aktif: Sebagai langkah preventif menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa depan.

Momen Haru: Penyerahan Santunan Rp42 Juta

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan duka secara simbolis kepada keluarga almarhum Dg Toba. Dana santunan sebesar Rp42.000.000 diserahkan sebagai hak almarhum yang tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat. Santunan ini memang tidak bisa menggantikan sosok yang dicintai, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kepala Desa Barua, Mursalim dalam sambutannya yang menyentuh.

Harapan untuk Masa Depan

Kepala Desa Barua juga menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran bagi warga lainnya.

Targetnya jelas: memastikan semakin banyak warga Desa Barua yang terlindungi, sehingga setiap tetes keringat pekerja memiliki jaminan dan kepastian.

Melalui langkah proaktif ini, Desa Barua kini melangkah menjadi desa yang lebih tangguh.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai jaminan sosial, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai risiko kehidupan dengan lebih tenang dan terencana.

*(Sumber: Faisal – Ppid Desa Barua)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *