Gelaran Pasar Malam Gebyar UMKM LPMT Bangkit 2026 resmi ditutup pada Selasa (2/6/2026) setelah sukses memanjakan masyarakat Kabupaten Bantaeng selama 30 hari penuh sejak dibuka pada 2 Mei lalu.
Meski sempat diwarnai cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang tak menentu, antusiasme warga untuk berbelanja dan menikmati wahana hiburan di Lapangan Hitam sama sekali tidak surut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi magnet hiburan segar bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata.
Pasar Malam Gebyar UMKM ini berhasil menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp85 juta.
Angka tersebut bersumber dari biaya izin penggunaan Lapangan Hitam sebesar Rp78.750.000 dan pajak hiburan sebesar Rp7 juta.
Di luar itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada retribusi sampah sebesar Rp6 juta, itu semua sudah termasuk biaya operasional petugas kebersihan dan armada angkut.
Menghidupkan Ekonomi Lokal dan Menginspirasi Pedagang Online
Tercatat sebanyak 178 lapak memadati area pasar malam. Kehadiran mereka membawa warna tersendiri, mulai dari pelapak lokal yang menjajakan kuliner khas serta pakaian bekas bermerek (cakar), hingga 8 lapak khusus asal Kota Makassar yang memboyong aneka kuliner kekinian dan aksesoris menarik.
Atmosfer pasar malam semakin meriah berkat adanya lomba karaoke yang didukung penuh oleh kualitas audio menggelegar dari Fathir Sound.
Menariknya, Ketua Pengelola Pasar Malam Gebyar UMKM dari LPMT Bangkit, Yoyok, membagikan sebuah kisah inspiratif yang lahir dari riuhnya pasar malam tahun ini.
“Ada kisah unik selama kegiatan ini. Beberapa pelapak yang selama ini hanya berani berjualan secara daring (online) di media sosial, akhirnya termotivasi untuk turun ke jalan. Lewat momentum ini, mereka jadi lebih berani membuka lapak fisik dan berinteraksi langsung dengan pembeli,” ungkap Yoyok saat ditemui usai acara penutupan.
Manajemen Profesional: Pelapak Fokus Jualan, Pengelola Jaga Kenyamanan
Kepuasan mendalam dirasakan oleh para pemilik wahana permainan dan para pelapak.
Manajemen yang rapi membuat mereka bisa berfokus penuh pada bisnis mereka tanpa perlu mencemaskan hal teknis dan keamanan.
Semuanya berkat kerja keras 10 personel pengelola dari LPMT Bangkit yang terstruktur rapi, mulai dari jajaran inti (Ketua, Sekretaris, Bendahara), 2 orang Pengawas Kegiatan (Ketua dan Pengurus LPMT Bangkit), 3 orang Koordinator Lapangan (Korlap), 2 orang seksi konsumsi, 2 petugas pemantau listrik, hingga 3 unsur pengamanan (Binmas, Babinsa, dan Linmas Kelurahan Tappanjeng).
Apresiasi secara khusus patut diberikan kepada tiga Korlap tangguh: Randi, Accung, dan Resky, yang sukses mendesain denah lokasi wahana dan lapak secara cermat, sehingga area Lapangan Hitam menjadi tertata, nyaman, dan ramah pengunjung.
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar selama sebulan penuh. Pelapak hanya tahu menjual, soal keamanan dan ketertiban adalah tugas kami. Pemilik wahana hingga pelapak menyatakan sangat puas dengan kinerja panitia,” ucap Yoyok penuh syukur.
Apresiasi dan Rencana Berkelanjutan di Tahun Depan
Keberhasilan luar biasa ini memantik apresiasi mendalam dari berbagai pihak, tak terkecuali Pemerintah Setempat.
Lurah Tappanjeng, Abd Azis Karaeng Baso, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas sinergi yang tercipta selama sebulan penuh ini.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Bantaeng yang telah memberikan support luar biasa bagi kegiatan ini. Apresiasi tinggi juga untuk panitia yang bekerja maksimal, serta pihak keamanan yang mengawal jalannya acara dari awal hingga akhir sehingga berlangsung aman dan tertib,” tutur Abd Azis Karaeng Baso.
Nada serupa juga digaungkan oleh Yoyok selaku Ketua Panitia Pasar Malam Gebyar UMKM 2026.
Mewakili LPMT Bangkit, ia melayangkan ucapan terima kasih kepada Bupati Bantaeng, Polres Bantaeng, Polsek Kota Bantaeng, serta segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang telah memastikan acara berjalan kondusif.
“Insya Allah, melihat kesuksesan dan dampak positif tahun ini, kami akan mengusahakan agar kegiatan serupa kembali digelar tahun depan dengan nuansa yang jauh lebih meriah dan konsep yang lebih segar,” pungkas Yoyok optimis.












