Semangat pelayanan prima tampak nyata di Desa Borong Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.
Pada Selasa (7/7/2026), Pemerintah Desa Borong Loe sukses menggelar dua agenda strategis sekaligus:
1. Sosialisasi program kemanusiaan dari BAZNAS Kabupaten Bantaeng.
2. kselerasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS Bantaeng Hadir untuk Warga
Kunjungan jajaran pimpinan BAZNAS Bantaeng oleh Wakil Ketua I, II, dan III beserta anggota menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Borong Loe.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Desa, Sri Rahma Lilianti, bersama tokoh masyarakat, perangkat desa, serta mahasiswa KKN dari Unhas dan UMI.
Dalam forum tersebut, BAZNAS memaparkan berbagai program unggulan, dengan sorotan utama pada layanan mobil ambulans gratis bagi warga kurang mampu.
Inovasi BAZNAS ini disambut antusias sebagai solusi atas kendala akses kesehatan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan pengurus BAZNAS Bantaeng. Program yang dipaparkan sangat krusial dan dibutuhkan masyarakat kami. Semoga sinergi ini berkelanjutan, sehingga beban warga yang membutuhkan dapat benar-benar diringankan,” ungkap Sri Rahma Lilianti.
Sukses Program PTSL: 100 Lebih Berkas Warga Tuntas dalam Sehari
Di waktu yang hampir bersamaan, Desa Borong Loe juga tengah disibukkan dengan program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang menyita antusiasme tinggi dari masyarakat.
Program ini menjadi angin segar bagi warga karena memberikan kepastian hukum atas aset tanah mereka secara gratis.
Kepala Desa Borong Loe mencatat respons yang luar biasa dari warganya.
“Sejak dibuka pendaftaran kemarin, tanggal 6 Juli 2026, tercatat sudah ada lebih dari 100 warga yang mendaftar dan melengkapi persyaratan. Kami sangat bersyukur karena PTSL gratis ini terbukti mampu mengurangi beban ekonomi masyarakat secara signifikan,” ungkap Kades Sri Rahma dengan penuh optimisme.
Komitmen Melayani
Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari BPD, tokoh agama, hingga mahasiswa KKN ini menunjukkan kolaborasi yang solid di Desa Borong Loe.
Kehadiran mahasiswa KKN dari Unhas dan UMI pun memberikan warna tersendiri dalam membantu pendampingan administrasi warga selama proses berlangsung.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Desa Borong Loe di bawah kepemimpinan Sri Rahma Lilianti untuk terus menjemput bola, memperluas akses bantuan, dan memastikan setiap program pemerintah baik dari BAZNAS maupun program pertanahan, tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.












