Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan mengalami perombakan besar-besaran.
Hal ini menyusul terbitnya tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026 yang mengatur rotasi jabatan bagi 27 perwira menengah di jajaran Polda Sulsel.
Dalam mutasi ini, posisi strategis mulai dari pejabat utama (PJU) hingga pucuk pimpinan di 14 Kepolisian Resor (Polres) mengalami pergantian.
Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi Polri guna meningkatkan efektivitas kinerja di wilayah hukum Sulawesi Selatan.
Perombakan Pejabat Utama Polda Sulsel
Perubahan signifikan menyentuh posisi-posisi kunci di Mapolda Sulsel.
Jabatan Karo Ops Polda Sulsel yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol Bambang Widjanarko kini diserahterimakan kepada Kombes Pol Djoko Purnomo.
Selain itu, posisi Direktur Samapta Polda Sulsel kini dijabat oleh Kombes Pol Heri Sasangka, menggantikan Kombes Pol Brury Soekotjo.
Sektor kesehatan pun turut mendapat penyegaran, di mana posisi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Makassar kini dipercayakan kepada Kombes Pol dr. Agustini, menggantikan Kombes Pol dr. Bambang Triambodo.

Daftar Lengkap Kapolres Baru di Jajaran Polda Sulsel
Sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026, berikut adalah daftar 14 Kapolres baru di jajaran Polda Sulsel:
1. Polres Gowa – AKBP Dr. Muh. Yusuf Usman.
2. Polres Pangkep – AKBP Aditya Pradana.
3. Polres Soppeng – AKBP Hari Budiyanto.
4. Polres Luwu – AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo.
5. Polres Wajo – AKBP Douglas Mahendrajaya.
6. Polres Maros – AKBP Devi Sujana.
7. Polres Bantaeng – AKBP Andi Mayasari Patongai.
8. Polres Toraja Utara – AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat |
9. Polres Bulukumba – AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono.
10. Polres Palopo – AKBP Arvin Hariyadi.
11. Polres Bone – AKBP Astoto Budi Rahmantyo.
12. Polres Parepare – AKBP Phunky Mahendra Borniawan.
13. Polres Sidrap – AKBP Indra Waspada Yuda.
14. Polres Enrekang – AKBP Ketut Yoga Saputra.
Komitmen Penyegaran Organisasi
Rotasi jabatan ini mencakup 13 perwira menengah yang akan berpindah tugas ke luar lingkup Polda Sulsel, serta 14 personel baru yang mengisi posisi strategis di wilayah tersebut.
Para perwira yang terkena mutasi diharapkan segera melakukan penyesuaian di tempat tugas yang baru untuk melanjutkan program-program kepolisian, baik di tingkat Polda maupun di tingkat resor, demi menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.**/*












