Dinamika di tubuh Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng kembali memanas. Polda Sulawesi Selatan resmi merombak komposisi pejabat strategis di wilayah hukum Polres Bantaeng.
Langkah yang tertuang dalam Surat Telegram Nomor STR/384/VII/KEP./2026 tertanggal 6 Juli 2026 ini menjadi sinyal kuat adanya penyegaran besar-besaran untuk mengoptimalkan kinerja aparat di lapangan.
Dalam surat yang diteken Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra, S.I.K., M.H., tercatat tiga posisi krusial: Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, hingga Kapolsek mengalami pergantian orang nomor satu.
Fokus Perombakan: Reserse dan Wilayah
Sorotan publik kini tertuju pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba).
Dua lini terdepan dalam penegakan hukum ini mendapatkan komandan baru:
Lini Reserse Kriminal:
AKP Gunawan Amin, S.H., M.Si., harus meninggalkan kursi Kasat Reskrim Bantaeng untuk menduduki jabatan baru di Polda Sulsel sebagai Panit 1 Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimum.
Posisinya digantikan oleh AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., yang sebelumnya memimpin Polsek Pattallassang, Polres Takalar.
Tantangan besar menanti AKP Andi, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan penuntasan kasus di Bantaeng.
Lini Reserse Narkoba:
Promosi jabatan didapatkan oleh AKP Hendra Firdaus, S.H., M.H., yang ditarik ke Ditresnarkoba Polda Sulsel.
Estafet kepemimpinan diserahkan kepada IPTU Chaidir, S.H., M.H., mantan Kapolsek Barombong.
Publik kini menanti gebrakan baru dalam pemberantasan peredaran barang haram di wilayah Butta Toa.
Tak hanya di tingkat Polres, rotasi juga menyentuh level kewilayahan.
IPTU Daeng Masinna, yang selama ini memegang kendali di Polsek Ulu Ere, digeser untuk menduduki posisi administratif sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Bantaeng.
Kursi yang ditinggalkan kini diisi oleh IPTU Aswan, sosok baru yang sebelumnya bertugas di Satlantas Polres Kepulauan Selayar.
Mengapa Ini Penting?
Mutasi bukan sekadar rotasi administratif. Dalam kultur Polri, pergeseran ini adalah mekanisme “darah segar”.
Bagi Polres Bantaeng, masuknya wajah-wajah baru dengan latar belakang pengalaman dari berbagai wilayah diharapkan mampu meminimalisir stagnasi kinerja.
Publik berharap, pergantian pucuk pimpinan di satuan reserse dan kepolisian sektor ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata dalam penegakan hukum yang lebih humanis, transparan, dan sigap menghadapi tantangan kamtibmas ke depan.
Kini, mata masyarakat Bantaeng tertuju pada langkah awal para pejabat baru dalam membuktikan integritas dan kapabilitas mereka dalam mengayomi masyarakat di bawah panji Polres Bantaeng.*/*












