Saat sebagian besar masyarakat menikmati akhir pekan dengan santai di rumah atau berlibur bersama keluarga, halaman Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bantaeng justru bergelora oleh semangat gotong royong, Sabtu pagi (9/5/2026).

Tak ada yang duduk di belakang meja. Tak ada sekat jabatan. Sapu, cangkul, dan karung sampah menjadi “senjata” bersama membersihkan setiap sudut kantor.
Di bawah terik matahari pagi yang hangat, Kepala Dinas, Sekretaris Dinas H. Iwan Setiawan, hingga seluruh staf turun tangan membersihkan rumput liar, menyapu dedaunan, mengumpulkan sampah, dan merapikan taman.
Tawa ringan dan canda spontan mewarnai setiap gerakan untuk menunjukkan bahwa kebersihan bukan beban, melainkan kebersamaan yang mempererat ikatan.
Filosofi di Balik “Sabtu Produktif”
Bagi Disperkimtan Bantaeng, menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar program retoris.
Ia harus dimulai dari ruang kerja sendiri, dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Hal-hal sederhana seperti ini memiliki makna besar. Ketika seluruh pegawai memiliki kepedulian yang sama terhadap kebersihan dan lingkungan kerja, maka semangat pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” ujar Kepala Disperkimtan Bantaeng penuh keyakinan.

Ia menegaskan bahwa kekompakan dan kepedulian yang terbangun dalam kegiatan ini adalah energi positif yang memperkuat budaya kerja sehat dan produktif serta fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas.
“Bukan Sekadar Rutinitas, Tapi Budaya”
Sekretaris Dinas, H. Iwan Setiawan, menambahkan makna strategis di balik kegiatan bertajuk “Sabtu Produktif” ini:
“Kami berharap ini tidak hanya menjadi rutinitas sesaat. Mari kita tumbuhkan menjadi budaya di lingkungan kerja, di rumah, hingga di tengah masyarakat. Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab sosial yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat.”
Sekdis Perkimtan menekankan bahwa lingkungan kerja yang bersih dan asri tidak hanya menciptakan kenyamanan fisik, tetapi juga membangun semangat, kesehatan jiwa, dan citra positif institusi di mata masyarakat.
Jejak Kebaikan yang Mengalir
Di antara deretan tanaman yang kembali rapi dan halaman yang kinclong, terlihat wajah-wajah puas dan penuh kebersamaan.
Seorang staf muda membantu rekan yang lebih senior mengangkat ranting kering. Seorang pegawai perempuan dengan telaten membersihkan selokan kecil. Tak ada perintah kaku, yang ada hanya kesadaran kolektif yang mengalir alami.
Kegiatan ini juga menjadi pesan simbolis yang kuat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.
Dari halaman kantor sederhana di Bantaeng, lahir inspirasi bahwa kepemimpinan sejati adalah ketika pemimpin tidak hanya memerintah, tetapi turun tangan bersama jajarannya atau dalam hal ini, bersama timnya.
Menuju Bantaeng yang Lebih Bersih, dari Dalam ke Luar
Disperkimtan Bantaeng hari ini membuktikan bahwa kepedulian lingkungan tidak mengenal hari libur.
Ia hidup dalam tindakan nyata, dalam senyum kerja sama, dan dalam komitmen untuk memberi contoh.

Bukan hanya membersihkan kantor, mereka sedang menanam benih budaya bahwa kebersihan adalah harga diri, gotong royong adalah kekuatan, dan setiap tangan yang bergerak adalah bagian dari perubahan.
“Dari halaman kantor ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Bantaeng: mari jaga lingkungan kita. Karena Bantaeng yang bersih dimulai dari kesadaran kita semua,” ungkap H. Iwan Setiawan.
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang sering melupakan hal-hal sederhana, Sabtu pagi di Disperkimtan Bantaeng menjadi pengingat hangat bahwa kebaikan terbesar sering lahir dari langkah kecil yang dilakukan bersama, dengan hati.
*(Abhy)*
#SabtuProduktif
#GotongRoyongBantaeng
#KantorAsriPelayananMaksimal












