Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng kembali menghadirkan ruang dialog inspiratif melalui Podcast CALLEDA (Cerita Apa Saja di Daerah) bersama Jaksa. Memasuki episode ketiga, podcast ini mengusung tema pelayanan kesehatan, transformasi layanan rumah sakit, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bantaeng.

Mengangkat semangat “Dari Masyarakat, Untuk Kemajuan Daerah”, Podcast CALLEDA terus menjadi wadah berbagi gagasan, pengalaman, dan solusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing.
Pada episode kali ini, Kejari Bantaeng menghadirkan Plt. Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan, sebagai narasumber utama.
Bersama Jaksa, ia akan membahas berbagai inovasi pelayanan kesehatan, tantangan yang dihadapi rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, hingga pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk mewujudkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas.
Diskusi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai upaya transformasi pelayanan kesehatan di Bantaeng, sekaligus menjadi ruang interaktif bagi publik untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, maupun masukan secara langsung selama siaran berlangsung.
Podcast CALLEDA Episode 3 akan disiarkan secara langsung pada:
- Hari/Tanggal: Rabu, 15 Juli 2026
- Waktu: Pukul 09.00 Wita
- Live Streaming: YouTube @pemkabbantaeng dan Instagram @KejariBantaeng
Masyarakat diajak untuk ikut menyaksikan dan berpartisipasi aktif melalui kolom komentar agar diskusi semakin hidup dan memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bantaeng.
Melalui Podcast CALLEDA, Kejari Bantaeng terus menunjukkan komitmennya menghadirkan ruang komunikasi yang edukatif, terbuka, dan kolaboratif sebagai bagian dari upaya membangun Bantaeng yang lebih sehat, maju, dan sejahtera melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas.
*(Humas Adhyaksa Bantaeng).












