Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor kesehatan dan olahraga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi inovasi ATLET SEHAT BANGKIT (Sehat, Imun, Aktif, Gizi Adekuat) yang ditandai dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi atlet dan pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bantaeng di GOR Malilingi, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan PBSI Kabupaten Bantaeng ini menjadi langkah awal membangun sistem pembinaan atlet yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mengedepankan aspek kesehatan sebagai fondasi utama.
Sebanyak 139 atlet dan pengurus PBSI mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan faktor risiko penyakit tidak menular.
Melalui pemeriksaan ini, kondisi kesehatan para atlet dapat dipantau sejak dini sehingga potensi gangguan kesehatan dapat segera diidentifikasi dan ditangani.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng menegaskan bahwa atlet yang berprestasi harus ditopang oleh kondisi fisik yang sehat dan prima.
“Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik dan intensitas latihan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan yang prima. Melalui inovasi ATLET SEHAT BANGKIT, kami ingin memastikan bahwa setiap atlet Bantaeng mendapatkan pemantauan kesehatan yang berkesinambungan sehingga dapat berlatih dan bertanding secara optimal,” ujarnya.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang lebih menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif, sekaligus menjadi model kolaborasi antara sektor kesehatan dan organisasi olahraga dalam menciptakan pembinaan atlet yang lebih komprehensif.

Ketua PBSI Kabupaten Bantaeng sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan, M.Kes, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.
dr. H. Andi Ihsan, M.Kes menilai inovasi ATLET SEHAT BANGKIT menjadi langkah strategis dalam mencetak atlet yang sehat, tangguh, dan mampu bersaing di berbagai ajang kompetisi.
“Kami menyambut baik implementasi inovasi ATLET SEHAT BANGKIT ini. Atlet yang sehat merupakan modal utama dalam meraih prestasi. Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk mendeteksi faktor risiko penyakit dan menjaga kebugaran atlet agar mampu tampil maksimal di setiap kompetisi,” kata Ketua PBSI Bantaeng.
Ia menambahkan bahwa pembinaan olahraga modern tidak cukup hanya berfokus pada latihan dan kompetisi, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan atlet secara menyeluruh.
“Semangat Bantaeng Bangkit harus diwujudkan melalui sinergi seluruh pihak. Dengan atlet yang sehat, tangguh, dan bebas dari faktor risiko penyakit, kita optimistis dapat melahirkan prestasi-prestasi yang membanggakan serta mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.

Melalui inovasi ATLET SEHAT BANGKIT, Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama PBSI Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga memiliki kondisi kesehatan yang optimal.
Dengan mengusung tagline “Atlet Sehat, Prestasi Hebat, Bantaeng Bangkit,” sinergi antara sektor kesehatan dan olahraga diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya generasi atlet Bantaeng yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.
*(Humas Dinkes Bantaeng).








