Antrean panjang kendaraan yang berburu Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali memicu kepadatan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Maros, Jumat (10/7/2026).
Antrean kendaraan berat yang meluber hingga ke badan jalan mengakibatkan arus lalu lintas di beberapa ruas utama mengalami perlambatan signifikan.
Merespons kondisi tersebut, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.
Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi kemacetan total dan memastikan kendaraan umum lainnya tetap dapat melintas dengan lancar.
Fokus Pengamanan di Titik Rawan
Berdasarkan pantauan di lapangan, fokus pengamanan diprioritaskan pada tiga titik SPBU yang menjadi pusat kepadatan, yakni SPBU Ballu-Ballu, SPBU Butta Toa, dan SPBU Batangase.
Volume kendaraan yang tinggi di lokasi-lokasi tersebut memaksa petugas bekerja ekstra mengatur pola keluar-masuk kendaraan agar tidak mengganggu pengendara lain yang melintas di jalur utama.
Kasat Lantas Polres Maros, AKP Andi M. Takbir Akbar Amnur, S.E., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memantau situasi selama fenomena antrean solar ini masih berlangsung.
“Kami akan terus mengatur arus lalu lintas secara maksimal sehingga kendaraan tetap bergerak. Prioritas kami adalah memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh antrean yang memanjang hingga ke badan jalan,” ujar AKP Andi M. Takbir di sela-sela pengamanan.
Imbauan untuk Pengendara
Selain mengatur lalu lintas, personel di lapangan juga memberikan edukasi kepada para sopir truk dan kendaraan lainnya yang mengantre.
Satlantas Polres Maros mengimbau agar seluruh pengendara tetap menjaga ketertiban, tidak memarkir kendaraan secara sembarangan, serta disiplin mengikuti arahan petugas.
“Kami minta pengendara tetap tertib dan tidak mengambil posisi yang menghambat pengguna jalan lain. Kerja sama dari para sopir sangat membantu kami dalam menjaga kondusivitas arus lalu lintas,” tambahnya.
Hingga sore hari, situasi di sekitar SPBU yang menjadi titik antrean dilaporkan tetap kondusif. Kehadiran polisi di lokasi terbukti efektif mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang lebih parah, sehingga arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Maros tetap terjaga keamanannya.***




