Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Ketahanan Pangan resmi meluncurkan program strategis bertajuk “Show Pangan dan GPM (Gerakan Pangan Murah) Rabu Menyapa”.

Kegiatan yang dipusatkan di Pelataran Kantor Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng ini digelar pada Rabu (8/4/2026) sebagai upaya nyata menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Acara peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hj. Rahmania.
Program ini dirancang sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah serta solusi bagi masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok di bawah harga pasar.
Rutin Digelar Setiap Pekan (Hari Rabu)
Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahmania, menyampaikan bahwa program ini merupakan buah kerja keras tim dalam menyediakan akses pangan, baik pangan olahan maupun pangan segar.
“Tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat dapat mengakses pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Rencananya, program ‘Rabu Menyapa’ ini akan menjadi agenda rutin setiap hari Rabu,” jelas Hj. Rahmania.
Adapun komoditas yang dipasarkan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga cabai, dengan patokan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) atau bahkan di bawah harga pasar.
Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi
Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Dinas Ketahanan Pangan yang dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.
Beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Bulog, untuk memastikan ketersediaan stok.
“Harapan kita tentu agar Bulog selalu mendukung kegiatan ini. Saya meminta agar setiap pelaksanaan GPM selalu memprioritaskan komoditas yang sering mengalami lonjakan harga, seperti cabai, bawang putih, bawang merah, telur, dan kentang,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Kehadiran GPM ini diharapkan mampu menekan angka inflasi baik di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus melindungi daya beli masyarakat Bantaeng.
Peninjauan Budidaya Jamur Tiram
Setelah prosesi peluncuran dan sesi foto bersama, Bupati beserta rombongan melakukan peninjauan ke area pekarangan kantor.
Di sana, mereka melihat langsung budidaya jamur tiram yang dikelola secara sederhana namun produktif, sebagai simbol pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Bulog, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng, serta anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bantaeng.
*(Humas Pemkab Bantaeng)*












