Momentum Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026 menjadi ajang refleksi penting bagi Pemerintah Desa Borongloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.
Kepala Desa Borongloe, A. Sri Rahma Lilianti, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hari bersejarah ini sebagai motor penggerak kemajuan desa.
Dalam penyampaiannya, A. Sri Rahma Lilianti menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol atau dasar negara yang dihafalkan, melainkan sebuah pedoman hidup yang wajib diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Pancasila adalah kekuatan pemersatu bangsa yang harus terus kita jaga dan amalkan dalam setiap langkah kehidupan. Melalui nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis serta memperkuat rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Ajakan Membangun Desa yang Maju dan Sejahtera
Sebagai pimpinan di Desa Borongloe, ia juga mengetuk hati warganya untuk terus bahu-membahu, meningkatkan kepedulian sosial, dan aktif berkontribusi dalam setiap program pembangunan desa.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan warga adalah kunci utama menuju desa yang mandiri.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun Desa Borongloe yang maju, aman, dan sejahtera,” kata A. Sri Rahma Lilianti.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung semangat yang optimis demi masa depan yang lebih baik.
Menutup pesannya, Kepala Desa Borongloe menyampaikan ucapan selamat hari bersejarah tersebut kepada seluruh warganya.
“Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya. Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.”
* Narasumber:
Kades Borongloe, A. Sri Rahma Lilianti (Pajukukang, Bantaeng).
* Pesan Utama Kades Borongloe:
Ajakan memperkuat gotong royong, menjaga persatuan, dan mengamalkan Pancasila demi membangun desa yang maju, aman, dan sejahtera.












