Beranda / Bantaeng / Dua Remaja Putri Yang Terseret Arus Air Terjun Cekala, Ditemukan di Pesisir Pantai Kaili

Dua Remaja Putri Yang Terseret Arus Air Terjun Cekala, Ditemukan di Pesisir Pantai Kaili

Setelah upaya pencarian intensif selama 2×24 jam, dua warga Kabupaten Bantaeng yang dilaporkan hilang terseret arus sungai di Air Terjun Cekala, Kecamatan Sinoa, akhirnya ditemukan.

Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pesisir pantai Kampung Kaili, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, pada Senin pagi (13/04/2026).

Kronologi Penemuan Korban
Jasad kedua korban ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 07.40 Wita.

Berdasarkan keterangan pihak berwenang, identitas kedua korban adalah:
1. Eva binti Caya (18), warga Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa.
Jasadnya ditemukan tersangkut di area budidaya rumput laut milik warga.
2. Dilla binti Ruppa (15), warga Kampung Binamungan, Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng.
Jasadnya ditemukan tersangkut di batu pemecah ombak, tidak jauh dari lokasi penemuan Eva.

Tim SAR Gabungan Kabupaten Bantaeng yang menerima laporan warga segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dengan pengawalan personel Polsek Bissappu.

Proses Evakuasi dan Kepulangan ke Rumah Duka
Kedua jenazah langsung dilarikan ke RSUD Anwar Makkatutu untuk menjalani proses pemeriksaan medis dan pembersihan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa menuju rumah duka masing-masing menggunakan ambulans,” ujar salah satu personel di lapangan.

Penyebab Kejadian
Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu (12 April 2026) sekitar pukul 13.30 Wita.

Saat itu, kedua korban sedang berkunjung ke Air Terjun Cekala di Kampung Parampangi, Desa Bonto Maccini, bersama lima orang rekan mereka.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa saat kedua korban tengah berswafoto (foto-foto), debit air terjun tiba-tiba meningkat drastis akibat arus kiriman.

Keduanya terjebak dan langsung terseret arus yang sangat deras.
Meski rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kuatnya jeram sungai membuat keduanya hilang terbawa arus hingga ke muara dan ditemukan di perairan Bissappu pagi tadi.

Pihak keluarga tampak sangat terpukul saat menjemput jenazah di RSUD Anwar Makkatutu.

Imbauan Tim SAR Bantaeng
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat berada di kawasan wisata air, terutama saat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *