Semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat tampak mewarnai gelaran Turnamen Domino JP Community Cup I yang berlangsung meriah di GOR Pemuda, Kecamatan Kindang, Kelurahan Borongrappoa, Kabupaten Bulukumba, Jumat (14/8/2026).
Turnamen yang diinisiasi JP Community Borongrappoa tersebut tidak hanya menjadi ajang adu ketangkasan dan strategi di atas meja domino, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pecinta domino, pemuda, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Kompetisi ini menerapkan sistem penyisihan pada babak 96 besar, kemudian dilanjutkan dengan sistem gugur mulai babak 64 besar. Seluruh pertandingan mengacu pada aturan yang berlaku di bawah naungan PORDI (Persatuan Olahraga Domino Indonesia), dengan mengedepankan ketangkasan, strategi, sportivitas, dan prinsip fair play.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah unsur pemerintah dan aparat keamanan. Pembukaan turnamen turut dihadiri Camat Kindang, Kapolsek Kindang, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Camat Kindang: Bukan Sekadar Mencari Juara
Camat Kindang, Andi Maulana, S.AP., yang sekaligus membuka secara resmi Turnamen JP Community Cup I, memberikan apresiasi terhadap inisiatif JP Community dalam menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
Menurutnya, turnamen domino tidak semata-mata berorientasi pada persaingan untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana membangun komunikasi dan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Mempererat solidaritas antaranggota komunitas serta menyediakan wadah positif untuk menyalurkan hobi secara terarah dan sportif,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam turnamen tersebut dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan masyarakat di Kecamatan Kindang.
Kapolsek Kindang Tekankan Kamtibmas
Apresiasi juga disampaikan Kapolsek Kindang, Iptu Hendra Yunus, S.H.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa olahraga domino memiliki daya tarik tersendiri sebagai sarana interaksi dan silaturahmi.
Namun, di tengah kemeriahan kompetisi, ia mengingatkan seluruh peserta maupun penonton agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Kegiatan domino ini merupakan ajang silaturahmi, mempererat tali persaudaraan bagi para pecinta domino. Hal yang utama adalah menjaga agar situasi keamanan di tengah masyarakat tetap kondusif,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penekanan penting agar kompetisi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, menjunjung sportivitas, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum.
Panitia Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak
Sementara itu, Nawir selaku Ketua Panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Turnamen JP Community Cup I dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara komunitas, pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan.
“Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak, yakni Camat Kindang, Lurah Borongrappoa, Kapolres Bulukumba beserta jajarannya,” ungkap Nawir.
Ia berharap turnamen perdana ini dapat menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang sekaligus memperkuat eksistensi komunitas domino sebagai wadah kegiatan positif di tengah masyarakat.
Lebih dari Sekadar Pertandingan
Dengan sistem pertandingan yang kompetitif dan antusiasme peserta yang tinggi, JP Community Cup I menjadi bukti bahwa sebuah kompetisi dapat dikemas sebagai ruang membangun kebersamaan.
Di balik persaingan untuk menjadi yang terbaik, terselip semangat persaudaraan, sportivitas, dan silaturahmi. Meja domino pun bukan sekadar tempat mempertarungkan strategi, tetapi menjadi titik temu masyarakat untuk saling mengenal, berkomunikasi, dan mempererat hubungan.
Gelaran JP Community Cup I di Borongrappoa akhirnya membawa pesan sederhana namun bermakna: menang adalah prestasi, tetapi menjaga persaudaraan dan sportivitas adalah kemenangan yang sesungguhnya.
(Wawan ChopeL)







