Beranda / Bulukumba / Hadirkan Alam sebagai Ruang Kelas, PPLH Puntondo dan MAN 2 Bulukumba Jajaki Kolaborasi Pendidikan Lingkungan

Hadirkan Alam sebagai Ruang Kelas, PPLH Puntondo dan MAN 2 Bulukumba Jajaki Kolaborasi Pendidikan Lingkungan

Gagasan menghadirkan alam sebagai ruang belajar mendapatkan respons positif dari dunia pendidikan di Kabupaten Bulukumba.

Hal ini mengemuka saat Humas Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo melakukan kunjungan silaturahmi ke MAN 2 Bulukumba pada Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas, S.Ag., M.S.I.

Dalam dialog tersebut, PPLH Puntondo memperkenalkan program pendidikan lingkungan hidup berbasis pengalaman langsung (experiential learning) sebagai sarana penguatan proses pembelajaran peserta didik.

Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas, menyambut hangat inisiatif tersebut.

Ia menilai konsep pembelajaran luar ruang memiliki keterkaitan erat dengan kurikulum dan proses belajar-mengajar di madrasah, sehingga informasi ini akan segera diteruskan kepada para guru dan siswa.

“Ini sangat menarik dan tentunya informasi ini akan segera kami teruskan ke guru atau siswa. Ya, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa kembali menyambung silaturahmi ini karena ini sangat berkaitan dengan proses pembelajaran kami di sekolah,” ungkap Muhammad Anas.

Selain menyambut baik gagasan tersebut, Anas juga membuka ruang komunikasi lanjutan untuk menjajaki peluang sinergi dan kolaborasi konkret antara pihak madrasah dan PPLH Puntondo.

Menanggapi keterbukaan tersebut, Aby selaku Humas PPLH Puntondo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penerimaan yang hangat dari pihak sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat Bapak Kepala MAN 2 Bulukumba dan kesediaannya menerima kunjungan kami. Bagi kami, keterbukaan seperti ini sangat berarti karena membuka ruang komunikasi dan peluang kolaborasi antara PPLH Puntondo dengan dunia pendidikan. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut dan membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi proses pembelajaran dan pendidikan lingkungan,” ujar Aby.

Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah “jemput bola” PPLH Puntondo dalam memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai satuan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Melalui langkah ini, PPLH Puntondo berkomitmen mendorong pengalaman belajar yang lebih kontekstual dengan menjadikan alam sebagai laboratorium hidup.

Dengan menghadirkan alam sebagai ruang kelas, proses edukasi tidak lagi berhenti pada materi yang dibaca siswa di dalam kelas, melainkan berlanjut pada apa yang mereka lihat, alami, dan lakukan secara langsung.**

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *