Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momentum sakral bagi umat Muslim untuk merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan dan ketaatan.
Menyambut hari besar Islam tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, S.H., C.N., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Bantaeng, Ny. Miranda Hadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mewakili seluruh jajaran korps Adhyaksa di Kabupaten Bantaeng.
“Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bantaeng,” ucap Kajari Hadi Sukma Siregar.

Refleksi Ibadah Kurban dalam Pengabdian Negara
Dalam pesannya, Kajari Bantaeng menekankan bahwa Hari Raya Kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah pengingat penting tentang esensi pengorbanan yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat.
Hadi Sukma Siregar berharap momentum Idul Adha kali ini dapat menyalakan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang lebih tinggi di lingkungan Kejaksaan Negeri Bantaeng.
“Idul Adha mengajarkan kita semua tentang arti keikhlasan, kebersamaan, dan pengorbanan untuk kebaikan bersama,” tuturnya.
Tiga Pilar Nilai Idul Adha bagi Korps Adhyaksa Bantaeng
Lebih lanjut, ia menjabarkan tiga poin penting yang diharapkan dapat memperkuat integritas internal institusi maupun hubungan eksternal dengan masyarakat:
• Keikhlasan & Pengorbanan:
Menjadi landasan utama dalam menjalankan penegakan hukum yang adil dan humanis tanpa pamrih.
• Kepedulian Sosial:
Mengasah kepekaan jajaran kejaksaan terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
• Silaturahmi dalam Pengabdian:
Mempererat sinergi internal serta hubungan baik dengan warga demi pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Melalui perayaan Idul Adha 1447 H ini, keluarga besar Kejaksaan Negeri Bantaeng dan IAD Daerah Bantaeng berharap berkah kurban tahun ini dapat membawa kedamaian, kesejahteraan, serta memperkokoh persatuan di Bumi Butta Toa.
*(Humas Adhyaksa Bantaeng).












