Bantaeng, 9 Oktober 2026.
Di tengah kondisi kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah akibat musim kemarau sejak Juli lalu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bantaeng turun langsung menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Melalui gerakan “TP PKK Bantaeng Peduli Air”, TP PKK Kabupaten Bantaeng hadir membantu warga terdampak kekeringan sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam gerakan sosial Bantaeng Peduli.
Gerakan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), hingga elemen masyarakat lainnya, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan pasokan air bersih.
Pada penyaluran kali ini, TP PKK Kabupaten Bantaeng menyasar dua titik di wilayah Sasayya, Kelurahan Bontosunggu, Kecamatan Bissappu, serta satu titik di Garegea. Pendistribusian dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami penurunan debit air dan membutuhkan pasokan air bersih.
Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri Fauzy, berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga yang harus menghadapi keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting bagi keberlangsungan aktivitas rumah tangga.
Dalam kondisi krisis air, ibu rumah tangga menjadi salah satu pihak yang paling merasakan dampaknya, mengingat hampir seluruh aktivitas domestik, mulai dari memasak hingga membersihkan kebutuhan keluarga, membutuhkan air.
“Melalui aksi TP PKK Bantaeng Peduli Air ini, kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keluarga. Kami juga ingin memastikan bahwa semangat kepedulian dan gotong royong tetap terjaga di tengah masyarakat,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Program TP PKK Bantaeng Peduli Air akan terus menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, termasuk sejumlah titik di Kecamatan Pa’jukukang dan Kecamatan Bissappu yang terdampak penurunan ketersediaan air.
Selain menyalurkan bantuan, pemerintah daerah bersama TP PKK Kabupaten Bantaeng mengimbau masyarakat yang mengalami krisis air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat maupun pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Laporan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemetaan wilayah terdampak sehingga armada tangki air bersih dapat segera dikerahkan sesuai kebutuhan dan prioritas di lapangan.
Melalui gerakan ini, TP PKK Kabupaten Bantaeng menegaskan pentingnya kolaborasi dan kepedulian sosial dalam menghadapi dampak kekeringan. Sebab, di tengah keterbatasan air, kehadiran bantuan bukan sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi wujud nyata solidaritas dan gotong royong untuk menjaga ketahanan keluarga.











