Beranda / Bantaeng / Momentum Maulid Nabi 1448 H, Aktivis Bantaeng Ajak Pemda dan Warga Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Ekstrem

Momentum Maulid Nabi 1448 H, Aktivis Bantaeng Ajak Pemda dan Warga Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Ekstrem

Bantaeng, 25 Agustus 2026.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada hari ini menjadi momen krusial untuk memperkuat spiritualitas dan kepedulian sosial umat Islam.

Menghadapi ancaman badai kemarau ekstrem (El Nino Godzilla) yang memicu kekeringan parah di Kabupaten Bantaeng, jajaran Pemerintah Daerah bersama seluruh elemen masyarakat diimbau untuk segera menggelar Shalat Istisqa (shalat memohon hujan).

Dampak kemarau panjang saat ini telah melumpuhkan berbagai sektor vital warga di Bumi Butta Toa. Krisis air bersih mulai mengancam kebutuhan mendasar harian seperti minum, memasak, dan sanitasi.

Tak hanya itu, sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat turut terancam gagal panen akibat kekeringan skala besar.

Aktivis Bantaeng, Ichzan, menyampaikan aspirasi mendesak ini kepada Bupati Bantaeng agar momentum peringatan kelahiran Nabi dapat difokuskan sebagai ruang pertobatan dan doa bersama secara serentak.

* Fokus Utama Pemulihan:
Mengetuk pintu langit secara berjamaah untuk memohon rahmat dan keturunan hujan yang membawa berkah.

* Kolaborasi Elemen Daerah:
Mengajak jajaran Pemda, tokoh agama, ulama, serta seluruh warga untuk menyatukan barisan dalam kerendahan hati.

“Shalat Istisqa ini adalah bentuk ikhtiar spiritual dan upaya bersama kita agar kondisi paceklik ini segera berakhir di Bumi Butta Toa. Kita memohon keridaan Allah SWT agar kemarau panjang ini berganti dengan hujan keberkahan,” tegas Ichzan.

Aksi doa bersama ini diharapkan dapat menjadi langkah kolektif daerah dalam menghadapi krisis iklim, merapatkan barisan masyarakat, serta mengembalikan ketersediaan air dan kesuburan lahan di Kabupaten Bantaeng.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *