Beranda / Makassar / Gelar Pelatihan P3H, PW SEMMI Sulsel Targetkan 10.000 UMKM Terima Manfaat Sertifikasi Halal

Gelar Pelatihan P3H, PW SEMMI Sulsel Targetkan 10.000 UMKM Terima Manfaat Sertifikasi Halal

Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Melalui kolaborasi strategis dengan Syarikat Islam dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Syarikat Islam, PW SEMMI Sulsel sukses menggelar Pelatihan Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H).

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi UMKM melalui Sertifikasi Halal: Mewujudkan UMKM Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045” ini dirancang untuk mencetak tenaga pendamping profesional yang akan menjadi motor penggerak ekonomi mikro di daerah.

Ketua Umum PW SEMMI Sulawesi Selatan, Andi Muh Idik Indra, menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret generasi muda dalam memperkuat pilar ekonomi nasional.

“Indikator Indonesia Emas 2045 bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi makro, tetapi bagaimana ekonomi rakyat mampu berdikari. Melalui pelatihan ini, kami melahirkan pendamping profesional yang akan langsung turun ke lapangan membantu pelaku UMKM naik kelas,” ujar Idik dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).

Target 10.000 UMKM

Program ini melibatkan perwakilan pengurus cabang SEMMI dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Usai dinyatakan kompeten dan memenuhi syarat sebagai pendamping, para peserta akan segera terjun ke wilayah masing-masing untuk melakukan pendampingan sertifikasi halal secara masif.

PW SEMMI Sulsel menetapkan target ambisius, yakni memfasilitasi sedikitnya 10.000 pelaku UMKM di Sulawesi Selatan untuk mendapatkan sertifikasi halal. Idik meyakini, dengan memiliki sertifikat halal, produk lokal akan memiliki daya saing yang lebih tinggi, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta membuka akses pasar yang lebih luas.

“Kami tidak ingin program ini berhenti di ruang pelatihan. Target kami adalah 10.000 UMKM mendapatkan manfaat nyata. Ini adalah upaya agar produk UMKM kita tidak hanya jago kandang, tapi mampu menembus pasar nasional hingga mancanegara,” tegasnya.

Ruang Belajar Mandiri Ekonomi

Selain sebagai bentuk pengabdian, program ini juga menjadi ruang inkubasi bagi kader-kader SEMMI untuk memahami ekosistem bisnis secara mendalam.

“Dari proses mendampingi UMKM, kader kami belajar langsung tentang tantangan riil di dunia usaha. Harapan saya, mereka tidak hanya menjadi pendamping, tapi ke depan mampu menjadi wirausahawan mandiri yang bisa membuka lapangan kerja. Itulah kontribusi nyata organisasi dalam membangun bangsa,” tambah Idik.

Pelatihan ini turut menghadirkan jajaran pakar dari pusat, di antaranya Direktur Eksekutif LP3H Syarikat Islam, Abdul Razak Nurdin, S.E. Wakil Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, Yudhi Irsyadi Syafii, S.E. serta Direktur Operasional LPH Syarikat Islam, Subhan Wijaya, yang memaparkan materi teknis terkait prosedur sertifikasi halal.

Melalui sinergi antara organisasi kepemudaan dan lembaga keagamaan ini, PW SEMMI Sulsel optimistis dapat menciptakan ekosistem halal yang inklusif, sekaligus mempercepat transformasi UMKM sebagai pilar utama ekonomi Indonesia.

*(Tiwa Jalapala)..

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *